Metode Tafsir Esoeklektik Karya Dr. Kerwanto Dibedah di UIN Walisongo

 

Semarang,- Disertasi tentang Metode Tafsir Esoeklektik yang ditulis Dr. Kerwanto, S.Th.I, M.Ud dibedah di Auditorium di Kampus 1 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Senin (25/11/2019).

Bedah Disertasi ini digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir (HMJ IAT) UIN Walisongo.

Dr. Kerwanto selaku penulis dihadirkan sebagai pembedah dan narasumber utama. Selain itu, panitia juga menghadirkan Luthfi Rahman, M.S.I, MA (Dosen studi Islam UIN Walisongo Semarang) sebagai pembanding dan M. Makmun Abha, M. Hum (Dosen Tafsir UIN Walisongo) sebagai moderator.

Kegiatan ini dihadiri 207 peserta yang merupakan mahasiswa lintas kampus di sekitar Semarang. Yaitu, dari UIN Walisongo, IAIN Kudus, Universitas Muhammadiyah Surakarta dan IKIP Veteran.

“Metode Tafsir Esoeklektik ini adalah sebuah pendekatan tafsir integratif dalam memahami kandungan batin al-Quran,” ujar Kerwanto, yang saat ini merupakan dosen tafsir di Pascasarjana Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ) Jakarta.

Kerwanto yang juga alumnus Fakultas Ushuluddin Program Khusus (FUPK) UIN Walisongo ini mengatakan, kegiatan bedah disertasi semacam ini memiliki beberapa manfaat. Salah satunya yaitu untuk memperkenalkan kepada cendekia islam, khususnya mahasiswa dan pengkaji Al-Quran akan keragaman pendekatan dan metode tafsir Al-Quran.

“Tuntutan pendekatan dan metode tafsir dalam penggalian makna batin (esoteris) memiliki urgenitas yang sama sebagaimana ragam pendekatan (maupun metode) yang sudah berlaku pada makna zhahir (eksoteris) Al-Quran,” ujar pria kelahiran Jepara yang juga menjabat sebagai Kepala LP2M STAI Nida El-Adabi, Parung Panjang, Bogor, Jabar itu.

Sebagai informasi, disertasi ini ditulis Dr. Kerwanto sebagai sebagai salah satu syarat kelulusan di Program Doktor Ilmu Al-Quran dan Tafsir di Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta.

Disertasi Kerwanto ini juga telah diterbitkan PT. Mizan Pustaka pada September 2018 lalu, setelah sebelumnya menjadi salah satu naskah terpilih Seri Teroka Mizan. Yaitu seri karya para cendekia muda meneroka (menjelajahi) Islam dan Nusantara.

(Agus Hariyanto).

Bagikan kabar ini melalui: