Mengenal Arya Bakrie, Sosok Muda Dan Cerdas Dari Generasi Ketiga Bakrie

 

Jakarta,- Muda, semangat dan cerdas. Itulah gambaran singkat dari sosok Adhika Aryasthana Bakrie, atau akrab dipanggil Arya Bakrie.

Arya termasuk generasi ketiga dari Keluarga Bakrie, pemilik Bakrie Group, yang merupakan perusahaan konglomerat di Indonesia. Perusahaan ini didirikan oleh oleh Ahmad Bakrie pada  tahun 1942. Saat ini Kelompok Usaha Bakrie ini merupakan salah satu grup bisnis terbesar di Indonesia. Grup ini mempunyai banyak anak usaha, yang bergerak di berbagai bidang.

Ahmad Bakrie meninggal pada tahun 1997 di usia 83 tahun. Setelah itu, Bakrie Group dikelola oleh anak dan cucunya, hingga sekarang.

Achmad Bakrie mempunyai empat anak. Yaitu Aburizal Bakrie, Roosmania Odi Bakrie, Indra Usmansyah Bakrie, dan Nirwan Dermawan Bakrie.

Nirwan sendiri mempunyai tiga putra. Yaitu Adhika Nuraga Bakrie (Aga), Adhika Aryasthana Bakrie (Arya) dan Adhika Andrayudha Bakrie (Andra).

Arya adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dari Loyola Marymount University, Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Salah satu pemikiran yang pernah disampaikan Arya tentang kondisi Indonesia adalah soal pentingnya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pria yang kini berusia 31 tahun itu mengatakan bahwa Indonesia perlu berbenah. Saat ini masih ada banyak masalah yang masih menghantui Indonesia. Antara lain di bidang ekonomi. Saat ini, kesenjangan ekonomi di Indonesia terlihat dengan jelas. Ini perlu diperbaiki. Begitu juga dengan aspek pemerataan pembangunan dan kesejahteraan.

“Indonesia harus berbenah. Mulai dari kesenjangan sosial, pemerataan pembangunan, kesejahteraan rakyat dan ekonomi,” ujar Arya, usai mengikuti upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, Kamis (17/8/2017), di Lapangan Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.

Arya yakin, masalah kesenjangan pembangunan dan kesejahteraan tersebut akan dapat diselesaikan.

“Saya yakin Indonesia akan maju dalam waktu dekat, dan permasalahan di atas akan segera teratasi. Karena pembangunan saat ini juga sedang gencar dilakukan,” ujar Arya, seperti dikutip redaksi dari Report Indonesia.

Arya juga optimis Indonesia dapat segera menyelesaikan masalah-masalah kesenjangan dan pemerataan tersebut, dan menjadi negara yang maju.

“Saya berharap semua proyek pembangunan, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat akan segera tercapai. Dan saya yakin Negara Indonesia dalam 5-15 tahun akan maju. Amin,” ujar Arya.

Dia juga memiliki harapan untuk dunia ekonomi bagi Indonesia.

Menurutnya, yang tidak boleh dilupakan dalam upaya untuk menggapai kemajuan bangsa adalah peran serta masyarakat. Ini merupakan hal penting.

“Semoga masyarakat Indonesia sekarang bisa lebih berpikir maju karena bukan hanya pemerintah saja yang berperan dalam memajukan perekonomian Indonesia. Tapi juga seluruh masyarakat Indonesia” kata Arya.

Arya juga berharap, kemajuan dan kemudahan teknologi yang tengah berlangsung ini, juga dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Indonesia.

“Ada 130 juta lebih penduduk Indonesia yang menggunakan internet, dan ini adalah kesempatan dan tantangan bagi kita semua,” tutupnya.

(KP02).

 

Bagikan artikel ini melalui: